Hukum sekarang ini seperti Pisau yang runcing sebelah, terasa tajam melukai hati rakyat kecil. Konotasi ini memuncul seiring puncak ‘’Gunung Es’’ yang kian meningkat tajam di ranah hukum, yang sifatnya tak adil dan berat sebelah. Eforia politik dan hukum di Indonesia menjadi perseturuan‘’Perang Saraf’’ antara Pro maupun Kontra.

Dalam proses penegakkan hukum, misalnya rakyat bersikap tak mengerti apa–apa dengan hukum, malah rakyat justru dibodohi dengan cara-cara peradilan, hakim pun memaksa untuk tak adil, pihak berwajib seakan seperti menutup mata dengan kejadian pelanggaran dan kasus besar yang melibatkan tokoh-tokoh besar , Anggota DPR, diKementrian dan Para Pengusaha yang kotor dengan tindak pidana pelanggaran kasus kecil hingga besar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: