RSBI dibubarkan!

rsbi bubar

Mahkamah Konstitusi (MK) kemarin menghapuskan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) yang berada di sekolah-sekolah pemerintah. MK memutuskan RSBI bertentangan dengan UUD 1945 dan bentuk liberalisasi pendidikan. Sidang MK yang dipimpin langsung oleh Ketua MK, Mahfud MD itu menilai RSBI/SBI telah menimbulkan perlakuan diskriminatif di bidang pendidikan, sehingga bertentangan dengan prinsip konstitusi.

Dijelaskannya, hanya anak-anak orang kaya saja yang bisa masuk RSBI, dikarenakan biaya yang dikenakan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan sekolah biasa atau regular hal ini bisa dilihat di berbagai kota. Secara tidak lansubg proses belajar bertaraf internasional ini menimbulkan kesenjangan bagi murid, yang mana hal itu terlihat dari berbagai prasarana yang ditujukan, perlakuan yang diberikan dan tempat untuk melakukan proses belajar yang terkesan sendiri bahkan bisa dikatakan lebih mewah.

Keberadaan RSBI, juga dinilai hakim konstitusi telah berpotensi menjauhkan dunia pendidikan dengan jati diri bangsa. Hal ini didasarkan pada fakta penggunaan bahasa asing, yakni bahasa Inggris sebagai pengantar dalam setiap jenjang pendidikannya. Tapi kenyataan dilapangan bahasa inggris hanya untuk pengantar saja. Hal ini diperburuk lagi dengan kualitas sebagian guru yang mempunyai kemampuan bahasa ini rata-rata kebawah untuk bahasa inggrisnya.

Masyarakat mempunyai tanggapan pro dan kontra mengenai keputusan terkait RSBI. Maher berpendapat “RSBI tidak ada manfaatnya, ternyata yg ada sebagian besar cuma lebel doank buat gengsi-gengsian..Kurikulum yg dipakai juga tidak sesuai kalo mau dibuat Internasional, kesannya kurikulum semrawut’, Jay berpendapat “RSBI buat para guru kurikulumnya yangg membingungkan,
banyak guru lama yg susah menjalankan sistem RSBI sprti itu” . selain itu ada juga pendapat lain ” RSBI bagus tidak perlu dibubarakan karena sekolah-sekolah hampir semua menerapkan IT untuk mendukung proses belajar mengajar”.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh, RSBI tetap akan diberlakukan dalam masa transisi hingga tahun ajaran semester genap berakhir tahun ini yakni Juni.

Namun bagi sekolah yang menggunakan guru honorer, pemerintah tetap akan memberikan bantuan berupa hibah kompetitif. Dana hibah kompetitif ini juga berlaku bagi sekolah reguler lainnya.
Baik sekolah eks RSBI maupun sekolah reguler umumnya dapat mengajukan anggaran melalui prosedur dan cara-cara yang selama ini telah diterapkan pada Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta. Pengajuannya melalui proposal dengan beberapa syarat yang telah ditentukan. Untuk hibah kompetitif telah dianggarkan dalam APBN telah Rp200 juta.
” Mau Sekolah bertaraf internasional ataupun reguler tujuannya sama yaitu mencendaskan siswa, bagaimana untuk mencapai hal itu adalah tugas kita bersama “

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: