Ketika Hati ke Hati

hatikehatiHati adalah bagian dari tubuh manusia yang tak dapat diterka dalam hal perasaan yang sedang dirasakan oleh setiap insan didunia, apalagi yang sedang mengalami cinta. “Ketika seseorang berbicara dari hati, makan akan tersampaikan langsung ke hati orang yang dituju”. Hampir kebanyakan orang akan sepakat dan setuju dengan kalimat tersebut. Dalam keseharian kadang kita pernah melihat atau bahkan mengalami kejadian yang sama dengan kalimat diatas, yaitu perselisihan dengan orang lain karena sebuah masalah yang akhirnya timbul perdebatan. Bisa jadi saat itu kita memang tidak bersalah dan berusaha menerangkan kejadian maupun alasan yang mendasari agar orang yang kita ajak bicara mengerti akan apa yang kita maksud, tapi kenyataannya orang tidak mau mengerti aka pemikiran kita. “Bicara dari hati ke hati ” itu berlaku hanya bagi orang yang hatinya hidup saja, tapi untuk yang hatinya memahami walaupun kita sudah berusaha menerangkan/menjelaskan permasalahannya dengan baik (Bicara dari Hati), tetap saja tidak mengena ke hatinya untuk menerima kenyataan dengan ikhlas.

Sebenarnya kalau anda mau ilkhas, akan memahami apa yang dibicarakan oleh lawan bicaranya. Lain halnya jika hatinya memahami, yang tadinya sudah mengena dihati kecilnya untuk bisa membekas dalam bentuk prilaku baik sangat sulit. Ibarat pohon yang pada dasarnya bisa tumbuh tanpa pupuk (hanya sekedar tumbuh saja), beda dengan pohon yang diberi pupuk, tentu tumbuhnya bisa lebih baik daripada pohon yang tanpa pupuk. Ada lagi orang yang ilmunya bagus tidak diiukuti dengan perilaku yang baik, saya berfikir ternyata itu masalahnya ada pada tekad dan kemauannya yang kuning( mau maju atau mundur masih bingung), sehingga ilmu yang sudah didapat hanya stand saja pada dirinya. Itu sama halnya seperti masalah lampu yang apinya kecil tapi kondisi sumbu dan minyaknya dalam keadaan baik ?! ternyata masalahnya ada pada alat putar untuk membesarkan apinya “alat putar-nya macet”, hasil tetap saja lampu itu sulit/berat untuk bisa menerangi dengan terang benda-benda yang ada disekelilingnya.

” Jadikan hatimu seperti pelangi yang setiap kali dilihat atau dipandang seseorang akan memberikan kedamaiaan dan kebahagiaan”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: