makna kehidupan PadiPadi adalah tanaman yang menjadi ahan makan pokok bangsa Indoneasia tapi selain itu padi mempunyai filsafah hidup yang tak bisa kita remehkan karena sebagai bahan makanan. “Seperti ilmu padi makin berisi makin merunduk” itulah falsafah padi, seharusnya orang yang semakin pandai,semakin kaya, semakin mapan, semakin sukses, semakin berkuasa seharusnya semakin rendah hati, bukannya angkuh. Tapi hal itu harus diakui sangat sulit terealisasikan. Menjaga diri kita untuk tetap rendah hati disaat kita semakin berada dipuncak keberhasilan merupakan hal yang tidak mudah tuk diwujudkan.

Rendah hati adalah sesuatu yang aneh. Disaat kita mengira kita sudah rendah hati maka saat itu kita tidak lagi rendah hati melainkan kesombongan kan muncul karena kita merasa lebih rendah hati dari orang lain. Orang yang rendah hati tidak perlu diakui karena pengakuan itu akan terjadi dengan sendirinya. Rendah hati tidaklah kita ciptakan ataupun kita usahakan, karena itu akan tercipta dengan sendirinya asal kita dapat menyadari apapun yang telah kita capai dan kita peroleh bukan semata disebabkan oleh kemampuan kita melainkan adanya campur tangan Tuhan. Hal itu terwujud soalnya rendah hati adalah perasaan dimana kita dapat bersyukur pada Tuhan dan menghargai segala jasa orang lain yang kita peroleh untuk mencapai kesuksesan.

Kesuksesan yang telah kita capai itu adalah suatu ujian bagi kita agar kita belajar untuk terus bersikap rendah hati. Bagaimana kita bersikap dalam kesuksesan itulah yang akan menentukan sejauh mana kesuksesan kita dapat bertahan. Dengan sikap yang anggun serta rendah hati mampu mempertahankan kesuksesan kita dan juga sebaliknya sombong dan angkuh akan menyebabkan kehancuran bagi kita. So, belajarlah tuk selalu rendah hati layaknya ilmu padi yang semakin berisi semakin merunduk.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: