getukSetiap daerah mempunyai sebuah ciri khas masing masing baik itu dialek, bahasa, tempat, makanan dan lain lain. Kota Magelang yang terkenal dengan julukan kota getuk, kota Magelang memang sudah terkenal dengan penganan yang dinamakan getuk yang berbahan dasar singkong. Getuk yang dihasilkan dan sebagai ciri khas kota Magelang tersebut sedikit berbeda dengan getuk yang kita jumpai di kota lain walaupun sama sama dengan bahan dasar singkong. Getuk Magelang ini mempunyai tekstur yang halus dan rasanya gurih serta manis hal ini dikarenakan getuk Magelang diolah dengan menggunakan mentega dan gula.

Dikota Magelang ini sudah beraneka merk getuk kemasan yang ditawarkan dengan rasanya yang khas, beberapa merk yang terkenal sampai saat ini diantaranya Trio, Eco, Marem dan Week. Untuk harga berkisar mulai Rp. 12.500 hingga Rp. 14.000 per kardus. Getuk ini sangat cocok dibawa sebagai oleh oleh karena bisa bertahan hingga 3 sampai dengan 5 hari.

Selain getuk kemasan yang kebanyakan dipasarkan ditoko pusat oleh oleh, banyak juga banyak dijumpai di pasar pasar tradisional. Untuk rasa sebenarnya tidak jauh berbeda hanya mungkin ketahanan dan kemasan saja yang berbeda. Untuk yang pasar tradisional biasanya hanya dibungkus dengan daun pisang atau kertas minyak saja. Untuk harga lebih murah dari produk kemasan yakni antara Rp. 2.000,- Rp. 10.000,-.

Pembuatan getuk secara keseluruhan baik kemasan maupun tradisional tidak jauh berbeda. Pertama kali singkong yang telah dikupas dan dibersihkan kemudian di kukus hingga matang, kemudian dihaluskan dengan cara digiling agar teksturenya menjadi lembut. Pada masa lalu sebelum ada teknologi mesin giling untuk menghaluskan singkong tersebut menggunakan alat tradisional berupa lesung seperti halnya alat penumbuk padi. Selanjutnya adalah diberi gula, garam dan mentega secukupnya serta aroma dan dan juga pewarna tergantung dari masing masing pembuatnya untuk menampilkan rasa khas buatannya. Hampir semua produk getuk di Magelang tersebut untuk menjaga kualitas serta mutu pada umumnya tidak menggunakan pemanis buatan dan juga tanpa pengawet

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: