semangat anakPermasalahan yang kali ini terjadi pada UN 2013 tidak terlepas dari tanggung jawab Kemendikbud dan Perusahaan yang mencetak soal UN pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Hal ini bisa karena kemendikbud ingin memajukan pendidikan Indonesia dan msyarakat umum sebagai subjek dan objek dari proses pendidikan itu sendiri.

“Masih perlu perbaikan dalam berbgai hal, dalam suatu pembangunan diperlukan pondasi yg benar- benar kuat, bukan pondasi abal-abal secara instant” ujar salah satu Mahasiswi Negeri di Semarang, Leni (17/04/2013).UN dilakasanakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia dan masyarakat yang ingin dicerdaskan melalui Ujian Nasional kali ini.

Pondasi yang dimaksud dalam hal ini adalah kesiapan yang matang baik dari pihak pemerintah sebagai penyelenggara maupun masyarakat sekolah sebagai objek utama proses Ujian Nasional. Ujian nasional bukanlah hal sepele yang bisa kita tangani dengan satu mata mauouan satu tangan tetapi harus saling bekerja sama satu sama lain untuk mewujudkan apa yang ingin dicapai.

“Mari kita lihat beberapa tahun yang lalu adanya program profesional guru dan kelayakan guru yang meluluskan banyak guru untuk ujian tsb, Sekarang komunikasi pihak atas dan pihak yang berada di daerah sangatlah diperlukan ditambah lagi masih banyak guru hanya sebagai pengajar bukan pendidik serta budaya mengembangkan sesuatu tanpa melihat potensi atau langkah yang tepat untuk diterapkan dan hanya fokus pada perbandingan bukan pada kemampuan yang telah dikuasi sudah membudaya. Jika semua hal itu terlaksana dengan baik dan adanya tanggung jawab semua pihak maka hal tersebut dapat diinimalisir” ujar salah satu peneliti pendidikan, Angky (17/04/2013).

Komunikasi dan rasa tanggung jawab merupakan hal dasar untuk mencapai suatu keberhasilan, tidak terkecuali dalam semua proses pendidikan yang ada. Bukannya sikap ingin mau untung sendiri atas proses penyelenggaraan pendidikan untuk mencapai suatu tujuan yang melenceng.

“Masih bnyak yang mencari untung”, ujar salah satu pendidik di Grobogan, Amin(17/04/2013).

Semangat untuk maju masih tertanam dalam diri setiap peserta didik di Indonesia. Jangan sia-siakan hal itu karena kepentingan pribadi sehingga mengesampingkan hal itu yang dapat berakibat fatal bagi pendidikan Indonesia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: