kasih sayang orang tuaManusia dan cinta kasih merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan. Cinta memiliki peranan yang penting dalam kehidupan, karena cinta merupakan dasar untuk menciptakan suasana hidup menjadi lebih indah. Coba bayangkan apabila di dunia ini tidak ada cinta, tentu saja manusia akan merasa tidak tenang hidup di dunia.

Sejak lahir manusia telah memiliki cinta, yaitu cinta kasih yang didapat dari seorang ayah dan ibu. Begitu besar rasa cinta yang dimiliki seorang ibu ketika melahirkan seorang anak dengan memperjuangkan hidup dan matinya. Hal terbodoh dalam hidup seorang anak adalah menyia-nyiakan kasih sayang orang tua selagi masih hidup. Kasih sayang tulus yang kita terima dari orang tua sejak kecil. Ayah, membanting tulang demi mendapatkan uang halal untuk keluarganya. Tanpa ada keluhan demi membuat anak dan istri tercukupi serta senyuman mereka yang menjadi pemantik perjuangan seorang Ayah. Melihat anaknya Sukses adalah impian semua Imam keluarga. Ibu, kesabaran dalam merawat anak, membimbing anak dan motivator serta sandaran hati bagi suami tercinta. Impian Seorang Ibu tatkala melihat anaknya dewasa menjadi anak yang sholeh. Bagi Anak, perjuangan Ibu memiliki Perasaan yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya . Hingga dewasa, sentuhan itu membekas di lubuk hati yang paling dalam. Seakan jiwa kita menjadi bayi mungil lagi, saat Ibu menasehati kita karena kekhilafan sang anak.

Setiap orang tua merawat, membesarkan, menjaga, dan mendidik anaknya berdasarkan cinta dan kasih yang mereka miliki. Mereka tidak kenal lelah dalam melakukan itu semua, karena rasa cinta yang mereka miliki terhadap anaknya begitu besar. Namun, terkadang seorang anak tidak dapat melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan oleh orang tua mereka. Dalam mendidik anaknya, terkadang orang tua sering memarahi sikap atau perilaku anaknya yang tidak baik dan melanggar norma. Tentunya, itu semua dilakukan demi kebaikan anaknya agar menjadi seseorang yang lebih baik dan mengerti akan norma-norma yang ada. Namun, terkadang seorang anak tidak mau mendengarkan nasehat-nasehat tersebut, mereka cenderung mengikuti apa yang ada dipikiran mereka, padahal perasaan orang tua (terutama ibu) lebih besar daripada dirinya sendiri. Padahal mereka menebar cinta mereka dalam setiap desah nafas, gerak bibir, dan ayunan langkah mereka. Tak ada yang mereka pikirkan begitu penting selain keluarga mereka, anak cucu mereka, penerus keberlangsungan karya mereka di dunia ini. Bahkan dalam amarah, kekecewaan dan kesedihan mereka selimuti dengan kasih sayang.  Bagi kita. ini mungkin nasehat tua yang sudah terlalu sering terdengar. Namun, tak pernah usang, karena orangtua selalu dilahirkan jaman. Mengenang orangtua sebenarnya mengenang keberadaan diri kita sendiri. Kita terlahir dari buah kasih sayang, kita tumbuh dalam naungan kasih sayang, kita pun ditinggalkan dengan lambaian kasih sayang. Perlahan tapi pasti. Waktu selalu berputar tanpa mengisyaratkan tanda untuk berkompromi dengan kita. Kasih sayang orang tua tidaklah kekal secara fisik.

Kasihilah orangtua kita. Bagi mereka, balasan ini jauh lebih berharga dari apa pun yang pernah diperolehnya. Bagi mereka, itulah bekal sebaik- baiknya untuk menikmati usia senja mereka. Cukup senyuman bahagia dari orang tua, pada saat kita dapat memenuhi impian beliau menjadi anak yang sholeh dan berbakti kepada orang tua. Senyuman manis yang dapat meneteskan air mata kita saat kehilangan kedua orang tua. Senyuman yang akan menjadi selimut kebahagian di kala kesepian melanda sanubari sang anak.

Seperti kata pepatah, kasih sayang orang tua sepanjang jalan dan kasih sayang seorang anak sepanjang gala. Itu berarti cinta yang dimiliki oleh orang tua tidak terbatas yaitu sepanjang jalan sedangkan cinta yang dimiliki oleh seorang anak terbatas hanya sepanjang gala.

Tidak ada sutera yang begitu lembut seperti belaian seorang ibu,

Tidak ada tempat yang paling nyaman selain pangkuan orang tua,
Tak ada bunga yang lebih cantik selain senyum mereka,
Tak ada jalan yang begitu berbunga-bunga seperti yang dicetak dengan langkah kaki mereka.
Ayah & Ibu  adalah alasan kenapa aku ada.

“tulisan ini saya dedikasikan untuk kedua orang tua saya.”

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: