FB_IMG_1445746032537

Dalam cinta tak perlu banyak kata..
Cinta menampakkan wujudnya dengan jelas..
Sehingga dapat disentuh dan rasakan..

Dalam cinta tak perlu alasan..
Cinta menentukan sendiri siapa yang akan disinggahi..
Sehingga tak sempat untuk berpikir mengapa dan bagaimana dia hadir..

Dalam cinta tak perlu pengorbanan..
Cinta melakukannya tanpa diminta..
Sehingga takkan lelah dan berharap balasan..

Dalam cinta tak perlu komitmen..
Cinta akan menemukan tujuan..
Sehingga tak perlu mencari mana jalannya…

Dalam cinta tak perlu janji..
Cinta mewujudkan harapan ditempat dia berlabuh..
Sehingga tak perlu mengkhawatirkan kesetiaannya..

Karena…
Cinta adalah ketulusan dan keikhlasan…
Ketika desiran  angin menerpa wajah ini..
Ketika sebuah getaran terasa di sudut hati..
Getaran yang sulit untuk dimengerti..
Getaran yang sulit untuk diungkapkan dengan sebuah kata..
Getaran yang sulit untuk diakui..
Ketika hati terus menolak untuk mengakui.. ketika hati terus berperang untuk menyadari..
Menyadari Ada sebuah getaran yang terus bertalu – talu jika ia berada dalam pandangan..
Ada sebuah rasa yang terselip di sudut – sudut hati..
Rasa yang selalu tak terlukiskan jika ia berada dalam pandangan..
Rasa gembira, rasa bahagia dan entah rasa apalagi.. cukup sulit untuk melukiskannya..
Mungkinkah ini yang dinamakan cinta??
Mungkinkah ini yang dinamakan rasa suka??
Ah, entahlah….
Terlalu sulit untuk mengatakan ini cinta.. terlalu sulit untuk mengatakan ini rasa suka..
Terlalu sulit untuk menerima jika aku tak bisa bersamanya..
Terlalu banyak hal yang terlintas dikepala..terlalu menyakitkan jika ini semua hanya sebuah kisah yang akan berakhir nantinya..
Banyak kata yang selalu berhubungan dengan kata “terlalu”
Masih tidak mengerti bagaimana cinta itu ada??
Bagaimana cinta itu hadir?
Bagaimana cinta itu tumbuh?
Bagaimana hati ini mengatakan jika ia benar – benar ada karena aku ada?
Entahlah..tak ada yang bisa memberikan alasan yang pasti..
Karena cinta tak pernah ada alasan yang pasti..
Cinta yang sejati dan tulus tak pernah meminta alasan, yang membuatnya menyukai??
Cinta yang tulus dan sejati tak pernah meminta alasan, apa yang membuatnya mencintai??
Ah.. kenapa aku ini??
Mengapa begitu mudah untuk berfilosofi tentang cinta?
Mengapa begitu mudah melukiskan jika itu benar – benar seperti yang ada didalam pikiran?
Mengapa begitu mudah mengatakan bahwa cinta itu bisa mengalahkan segalanya, jika hati masih menolak untuk mengakui..
Mengakui Bahwa ada rasa yang tengah tumbuh dibilik – bilik hati yang terdalam..
Rasa yang menimbulkan getaran dan degupan jantung yang sulit untuk berirama teratur jika ia terlihat..
Sulit untuk menolak..
Sulit untuk mengatakan tidak..
Sulit untuk mengalihkan pandangan..
Sulit untuk melupakan..
Akankah kata – kata yang terselip didalam sebuah novel Hot Chocolate Love, benar – benar adanya..

“Mana mungkin aku menolak kedatanganmu, sementara namamu telah datang sebelum aku menarik nafas pertamaku?”
Waktu pasti akan menjawab semuanya.. waktu pasti akan memberikan jawabannya..
Jika ia benar – benar tercipta untukku, biarkan alunan hati ini menuntun kemana hati ini akan berlabuh dan kemana ia akan beristirahat jika lelah dan penat melanda..
Karena alunan hati takkan pernah salah menentukan pilihannya..
Alunan yang menentukan hati siapa yang akan menemaninya mengalunkan senandung cinta yang indah…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: