keluarga-bahagiaDi dalam dunia yang indah ini terisilah oleh segelintir mahluk-mahluk Allah s.w.t terutama manusia, manusia yang tercipta dengan keindahan dan kesempurnaan melainkan mahluk-mahluk lainnya, punya cinta dan juga mempunyai kasih sayang. Sebuah ketulusan cinta yang membuat kita besar hingga hari ini, sebuah kesucian cinta yang membuat kita besar bahkan bisa tersenyum lepas dan menikmati anugrah-anugrah Allah s.w.t lainnya.

Sebuah langkah kaki perlahan yang mengantarkan kita di dalam sebuah perjalanan tak terlepas dari peran dan cintanya orang tua, meski tersadari terkadang ada sebagian orang tua yang mewujudkan kecintaan dan kasih sayangnya terhadap kita melalui perlindungan yang sering kali kita menyangka bahwa mereka tidak menyayagi kita, namun apakah kita tau bahwa bahagia kita adalah sebuah surga yang membuat air mata mereka terjatuh bahagia, namun ketika kesedihan menghinggapi kita apakah kita pernah tau itu adalah sebuah pilu bagi mereka.

Mereka yang selalu ingin membuat kita bahagia walaupun mereka harus tertatih untuk melakukannya, namun ketika  kita melawan terhadap mereka,apakah mereka dendam kepada kita? Sebuah kasih sayang yang tak pernah kan terbalas dengan perbuatan dan perlakuan kita kepada mereka, apakah kita tau ketika kita kecil, orang tua kita sedang makan namun seketika itu kita menangis dan merengek karena kita buang air besar, namun karena ketulusannya  mereka meletakan nasi dan segera mengambil kita kepangkuanya dan membersihkan kita dan mendiamkan kita, begitulah besar cinta mereka seperti abu yang bertebaran yang tak terhingga  jumblahnya, namun ketika kita sedewasa ini, berapa kali kita mengoceh ketika orang tua kita meminta sebuah pertolongan?Berapa kali kita menghardik mereka ketika kemauan kita tidak mampu untuk mereka wujudkan?

Sebuah hasrat yang menghampiri kita yang terkadang orang tua kita tak mampu untuk memenuhinya, namun pernakah kita tau ketika hati mereka tersipu perih ketika mereka tak mampu mewujudkan apa yang kita inginkan, dengan berjuta akal mereka mencarikan dan berusaha untuk mewujudkan keinginan mereka, namun ketika semua telah dapat mereka wujudkan untuk mereka apakah kita pernah untuk Berterima Kasih Dengan Memeluk Dan Mencium Pipinya?

Hingga sebesar ini apa yang telah kita berikan untuk mereka,? dimana kulit-kulit di sekujur tubuh mereka sudah mulai keriput dimana terkadang kita sering minder atau malu ketika berjalan dengan mereka? Namun apakah mereka pernah malu ketika mereka mempunyai anak seperti kita? Seorang anak yang selalu mengoceh terhadap apa yang mereka pinta dari kita? Mereka hanya meminta sebuah pertolongan kecil yang sanggup kita kerjakan, yang mereka pun telah sulit untuk mengerjakan hal itu. Lagi-lagi kata ah, malas yang terucap di bibir kita, sering kali kita pergi meninggalkan mereka sedang berbicara memberikan sebuah masukan kepada kita.

Semua rahmat tuhan tercurah didalam keridhoan orang tua kita, di dalam bulan yang suci ini apa yang telaah kita perbuat untuk membahagiakan orang tua kita?

Mungkin penulis(saya sendiri) tidak lah sempurna untuk membahagiakan orang tua, namun saya hanya mengajak dan mengimbau kembali kepada teman-teman pembaca,

apa yang telah kita bisa lakukan untuk membahagiakan orang tua kita? Mencuci kaki mereka, memeluk dan mencium mereka? Atau bahakan kita akan kembali kekebiasaan kita yang selalu mengeluh dan melawan kepada orang tua kita? Atau haruskah kita melihat mereka meninggalkan dunia ini dahulu baru kita merengek untuk berdoa kepada tuhan agar allah s.w.t menghidupkan mereka kembali dan kita berjanji akan membahagiakan mereka?

Mohon maaf untuk teman-teman yang apabila orang tuanya telah tiada mari kita doakan, ini hanyalah sebuah tulisan saya yang akan terlupakan kelaknya, namun melalu tulisan ini saya hanya mengajak dan merenungi kembali. Bapak & Ibu terimakasih atas semuanya, kalianlah pahlawanku sampai kapanpun, dan takakan tergantikan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: