Kesetiaan

 

 

Tak disengaja semalem sambil kerja saya melihat video ” aku memilih setia ” akhirnya terinspirasi juga melihat cuplikan dan akhirnya melihat full filmnya, “Hachiko a dog stroy” kisah yang menarik tentang arti sebuah kesetiaan, kesetiaan yang dapat saya pelajari dari seekor mahluk ciptaan ALLAH dan lama saya berpikir dan mengingat ingat lagi arti kata SETIA.

Iya pengertian sederhana saya setia adalah tidak pernah meninggalkan dalam keadaan apapun, dalam bahagia atau luka, dalam sehat maupun sakit, namun belajar dari apa yang terjadi dalam hidup kita, dan berpikir yah, apa iya saat ini kata setia itu masih ada, apa bukannya setia itu hanya dimiliki oleh mahluk ALLAH yang berekor dan berlidah liar seperti Hachiko? apakah kata setia itu masih berlaku untuk manusia yah?

Cinta itu hitam putih, bahwa setia itu kadang datang, kadang pergi, bahwa didunia ini tak ada yang abadi dan bahkan terkadang lupa pada pesan lembut dari sang pemilik napas “janganlah mencintai mahluk lain berlebihan, karena suatu hari mungkin  kita akan membencinya… “. Maha benar ALLAH dengan segala firmanNYA dan cinta sudah jadi berhala kalau memuja dan melupakan pesan ALLAH, nauzubillahinminzalik. jadi perpisahan kadang  menyelamatkan dari menyembah berhala, menyembah cinta(Koreksi kalau salah ya).

Ketika mengakui bahwa cinta itu tak ada yang abadi kecuali cinta kepada sang pemilik keabadian, mustinya kita juga berpikir bahwa setia itu tidak ada, iya TIDAK ADA seberapa lama anda mampu menggenggam jari jemari kekasih  tanpa lelah dan kemudian terlepas jua? seberapa lamaanda mampu menahan ego untuk terus bertoleransi? seberapa besar rasa penerimaan sang kekasih ketika melihat diujung jalan ada perempuan berparas lebih manis? seberapa mampu sang jejaka menolak cinta yang fresh from oven, seger.  Jadi berharap ada yang setia itu hanya mimpi ..hanya mimpi…

Jadi apa yah arti setia itu? saya jadi teringat ucapan guru, salah satu ciri orang …..(anda tahu sendiri) adalah “ketika ia berjanji ia ingkar”  nah tidak setia itu kan mengingkari janji yang sudah terucap ketika jatuh cinta “ I love you and I will never leave you”. 

Jadi setia itu ada atau tiada? sulit mengartikan setia, sesulit mengartikan cinta, masih mampukah saya memberi arti kata setia dalam hidup saya, masih mampukah saya melihat bahwa setia itu bisa dimiliki oleh mahluk ALLAH yang mengaku berakal, atau setia itu baru ada ketika kita sudah kehilangan akal, berekor dan berlidah liar seperti dog name Hachiko .

Katanya manusia berakal, mustinya bisa lebih setia dari si Hachiko dong, katanya gak mau dibilang munafik mustinya gak ingkar janji, selalu ada kata tapi dibelakang kata bernama setia.

 

Mungkin akan susah ditemukan cinta yang benar -benar setia tanpa ada kata”tapi”, semua itu dikembalikan ke pribadi masing -masing. Ketika seribu kali bahkan sampai berjuta-juta kali  cobaan logika tentang cinta kalau anda setia maka hal itu mudah untuk ditolak. Setialah pada pasangan anda, ketika kesetiaan itu dibalas kepedihan tersenyumlah maka kitalah yang akan tersenyum selamanya tanpa dihantui rasa bersalah”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s