01448_HD

“Setiap insan bangga dengan cintanya.
Tapi pada akhirnya, tidak semua orang setia pada cintanya.
Saat ia sadar bahwa cinta itu mungkin tidak sepenuhnya seperti diimpikan.
Karena yang tersulit dalam hidup bukanlah memilih, tapi bertahan pada satu cinta.
Sedikit waktu mungkin sudah cukup untuk menentukan pilihan,
tapi untuk memiliki perasaan cinta yang paling dalam, mungkin harus menghabiskan sisa usia yang dimiliki, karena harus menumbangkan segala macam ego yang ada pada dirinya.”

Sore hari adalah hal yang paling dinanti setiap makhluk hidup dimanapun mereka berada, karena mereka akan segera melepas segala bentuk kegiatan untuk menikmati istirahat sebelum beraktivitaas esok hari. Tak sengaja headshet ditelinga sambil bekerja terdengar alunan lagu yang menginspirasi sebuah tulisan akan sebuah pemahaman tentang cinta, tema yang tak akan pernah habis sampai akhir jaman.

Ada banyak cara Sang Pencipta menghadirkan cinta dalam setiap diri makhluk hidup, dan mungkin kalian adalah salah satu dari berjuta -juta manusia di muka bumi.

Cinta suatu perasaan yang indah yang dimiliki setiap orang, tidak dapat di lihat namun dapat di rasakan. Seringkali perasaan cinta itu tidak timbul dari hati namun dari mata. Apa yang di rasa adalah apa yang di lihat…

Ketika kita mulai menyukai, mencintai serta menyayangi seseorang, maka ada 2 aspek yang seharusnya terlibat dalam diri kita. Kedua aspek tersebut adalah perasaan dan logika…
Perasaan itu ada, agar cinta dapat dirasakan…
Logika itu hadir, agar cinta tidak dibutakan…

Apabila seseorang dapat menempatkan antara perasaan dan logika itu pada posisi yang seimbang, dan didasari dengan niat yang tulus hanya karenaNya maka cinta itu bukanlah sebuah misteri, cinta itu tidak membutakan, dan cinta itu tidak akan menghadirkan rasa kecewa.

Ketika kita menyetujui satu ikatan, selain rasa yang ada di dalam hati kita, fungsi logika juga harus tetap bekerja. Karena logika membuat cinta tidak sekedar rasa sayang yang ada tetapi disini lain kita dapat melihat mengapa dia menyakiti perasaan kita. Karena kehidupan dua insan yang saling mengasihi dan dilandasi oleh cinta, bukanlah sebuah tali ikatan untuk beberapa hari saja. Ada masa waktu yang lebih panjang yang harus dilalui dengan komitmen yang kuat.

Seharusnya ada yang lebih dapat dirasakan di saat cinta hadir di hati kita, rasa saling memiliki, saling memberi, saling pengertian dan saling percaya. Alangkah indahnya jika perasaan itu dilandasi karena cinta kepada Yang Maha Kuasa.

Oleh karena itu, kedua aspek saat cinta melingkupi hati serta pikiran (perasaan dan logika), haruslah saling mengisi dan mengingatkan. Jadi, untuk mendapatkan cinta yang penuh makna, dalam menggunakan perasaan, kita harus tetap menggunakan logika. Manfaat hadirnya logika, sangat berarti untuk menentukan mana yang benar, mana yang salah, mana yang harus diperbaiki, mana yang harus di pupuk dalam rasa. Bersikap fleksibel, saling melengkapi dalam menggunakan perasaan dan logika, akan membuat cinta yang ada di hati, akan terasa semakin indah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s