imageBlog

Tahun demi tahun berlalu seperti tidak terasa. Tahu-tahu  kita sudah melewati waktu 5, 10, 15, 20 bahkan 25 tahun lebih. Kadang pikiran saya masih terhenti pada badan remaja. Sungguh, herannya  ketika teman memutuskan menikah, atau malah sudah punya anak dua. Apa sebabnya? Sebab saya merasa kami masih sama: teman main waktu remaja. Lupa, bahwa umur kami semakin dewasa. Setiap manusia pasti kan melalui semua masa dari kecil sampai tua dan yang tak terhindarkan adalah kematian. Dan karena saya lupa bahwa bertahun-tahun telah berlalu, tanpa saya sadari orang tua pun semakin tua, seiring rambut yang berubah warna dari hitam ke putih.

Ketika melihat rambut putih itu aku sadar suatu hal, apakah kita sudah membahagiakan orang tua kita?… Bertambah umur merupakan impian setiap manusia karena mereka telah melalui suatu masa dimana mereka akan masuk ditahap berikutnya. Tapi apakah kita sadar, semain kita bertambah umur maka sebenarnya masa kita untuk hidup semakin berkurang dan secara tak di sengaja orang tua semakin menua. Kasih sayang mereka merupakan anugerah terindah yang diberikan untuk semua anaknya tanpa terkecuali dan akan tetap bertahan sampai Allah memanggil orang tua kita karena tugas dan kewajiban yang telah dilakukan dengan baik.

Begitu banyak pengorbanan kedua orang tua untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya, tanpa mengindahkan kondisi yang sedang dalam keadaan tidak baik. Alangkah mulianya orang tua kita, saat ada masalah apapun tak pernah diungkapkan kepada anaknya, mereka akan terus tersenyum dan selalu mendukung kita untuk maju menjadi manusia yang lebih baik dari pada mereka. Tetesan air matapun jatuh saat berdoa setelah shalat, ketika kita mengingat perjuangan orangtua kita untuk membesarkan kita sampai kita bisa bekerja dan menikmati hasilnya. Apakah kita sudah melalukan yang terbaik untuk kedua orang tua kita?… jawabannya aku serahkan ke pribadi masing-masing pribadi. Satu hal yang perlu kalian ingat adalah “Jangan menunggu kapan waktu yang tepat untuk membahagiakan orang tua kalian, karena waktu itu tak akan pernah kembali sekali dalam hidup. Kapanpun waktunya adalah waktu yang tepat, meskipun kita belum bekerja sebagai contoh mudah adalah buatlah orang tua tersenyum saat besama dengan kita”

“Seiring berjalannya waktu, orang tua semakin menua dan kita semakin dewasa. Selain memperbaiki diri, jangan lupa membahagiakan orang tua kalian.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: