bege

Hujan, sebuah fenomena turunnya butir-butir air dari langit ke permukaan bumi. Apa yang ada dalam benak kalian tentang hujan?. Mungkin bagi sebagian besar dari kita selalu mengatakan bahwa air hujan itu turun karena mereka sudah terlalu rindu untuk terjun dan menghempaskan dirinya kepada tanah. Ataukah karena air hujan mendengar teriakan dari bawah kalau bumi ini rindu akan siraman air yang begitu menyejukkan sebagian tanah yang kering dan tandus.

Aku hanya terdiam saat melihat hujan dari teras kamar dengan sebuah senyuman indah, diantara tetesan air hujan itu terukir wajahmu yang mempesona. Aku bisa melihat hasil karya lukisan indah wajahmu mengalahkan lukisan “Monalisa” Karya Leonardo Da Vinci, serta aku bisa membaca tulisan alami yang mengalahkan kumpulan syair indah hasil karya Kahlil Gibran dari setiap tetesan air ini. Apakah ini arti sebuah tetesan air hujan bagiku?.

Kurangkai setiap kalimat dalam secarik kertas kecil untuk menciptakan suatu cerita indah, entah kenapa tiba-tiba dalam pikiranku tersusun kata “Tetesan Air Hujan”. Ditemani gerimis air yang selalu setia menyirami bumi ini, aku lanjutkan menulis apa saja yang terekam dalam pikiranku, yang bisa membuatku tetap menulis dan menulis. Ditemani tetesan air hujan aku bisa merasakan dinginnya hembusan angin dari arah tenggara yang menerpa badan ini sehingga menghasilkan rasa dingin yang mendalam.

Akankah cinta rasa rindu ini bak laksana air hujan? Suatu hal yang indah jika semua bisa merasakan rasa rindu tetesan air hujan untuk sebidang tanah yang gersang, seakan-akan mereka bisa menghilangkan dahaga selama bertahun-tahun dengan teriknya sinar mentari yang tidak lagi bersahabat. Aku ingin seperti tetesan air hujan bagi jiwa yang didalamnya terukir namaku, aku ingin membuatnya kembali merasakan kesejukan yang mendalam diantara hati yang gersang, aku ingin bisa membuat dia merasakan rinduku, aku ingin dia bisa merasakan semua tentang hatiku.

Jika sebuah tetesan air hujan bisa melepaskan rasa rindu sebidang tanah yang gersang selama bertahun-tahun, aku yakin dengan rasa cintaku yang utuh ini, aku bisa membuatmu bahagia. Dan tidak mustahil lukisan yang tercipta dari tetesan air hujan membentuk wajahmu yang ceria dan mempesona itu akan benar-benar terjadi. Terima kasih hujan, dari kamu aku bisa belajar tentang kerinduan, dari kamu aku bisa merasakan arti sebuah kerinduan.

Mulai saat ini aku akan selalu menikmati rintikan gerimis air hujan, aku akan selalu teringat akan arti sebuah kerinduan, aku akan selalu melihat wajahmu dari tetesan air hujan, aku akan mendengar suara lirihmu dari setiap tetesan yang terdengar disetiap teras kamar, aku akan selalu membaca syair indah dari susunan air yang mengalir disepanjang teras ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: