Archive for the ‘Iptek’ Category

Mobil Kepresidenan dari Era Soekarno Hingga Jokowi


Ide memang datang tak mengenal waktu dan temapt. Tadi pagi, tepatnya setelah sholat subuh biasa rutinitas berangkat pagi secara tak sengaja melihat mobil teronggok begitu saja kayak udah dijadiin pajangan karena penuh dengan debu, roda tinggal velk dan kaca sudah hilang dsb. Kalau diceritain malahan fokus ke mobil itu. Mobil merupakan alat transportasi yang dikenal sudah lama sebelum kemerdekaan RI. Penemu atau penggas mobil pertama kali di dunia adalah seseorang yang berasal dari Negara Perancis pada tahun 1879 tidak lain lagi yaitu Nicolas Joseph Cugnot. Berbicara tentang mobil disini akan membahas tentang Mobil Kepresidenan yang di kendarai . Berikut mobil Keprisidenan dari masa ke masa :

1. Buick-8

Buick adalah Mobil Kepresidenan Republik Indonesia yang pertama digunakan pada masa setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Digunakan sebagai kendaraan Dinas Presiden RI pertama Soekarno terutama dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia antara 1945-1949. : readmore,…

Iklan

Yakinkah Anda itu Seorang Guru Sejati?

2-dlm

 

Pendidikan bukanlah hal yang bisa kita pandang dengan sebelah mata, karena dengan pendidikan kita mampu mengubah berbagai aspek kehidupan baik untuk pribadi sendiri maupun orang lain. Indonesia adalah sebuah negara yang sudah merdeka selama 70 tahun. Angka tsb bukanlah waktu yang singkat untuk melihat perubahan bangsa ini karena hasil dari pendidikannya, sekarang dimana – mana telah banyak perubahan yang mampu kita buktikan secara nyata.

Sebuah proses mendidik akan berhasil ketika pendidiknya atau yang sering dikenal dengan guru itu tepat memilih metodenya dan kepribadian dalam mengajar. Pemilihan metode dan sikap yang salah dalam PBM akan memperngaruhi berhasil atau tidaknya proses tsb. Tahun demi tahun peminat para pemuda untuk menjadi pengajar sangatlah tinggi, hal tsb bisa dibuktikan dengan membludaknya pendaftar di universitas untuk mengambil ilmu keguruan. Seiring perkembangan waktu nasib dan kesejahteraan guru semakin di perhatikan oleh pemerintah karena pemerintah ingin para guru fokus untuk mencerdaskan anak bangsa sehingga tujuan pendidikan dan pembangunan bangsa tercapai.

;readmore..

Gambar

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Minal Aidzin Wal Faidzin

PicsArt_1406386653297

Sejarah akan Air Zam-Zam

Kisah penggalian dan terpancarnya air zam-zam yang penuh dengan kebaikan dan keberkahan untuk umat manusia, sangat masyhur dan terkenal.

Nabi Ibrahim membawa Hajar dan Nabi Ismail, di saat Ismail masih dalam susuan ibunya, lalu ia meninggalkan keduanya di bawah sebuah pohon yang rindang di dekat zam-zam. Di Mekah saat itu tidak ada tumbuh-tumbuhan dan sumber mata air. Nabi Ibrahim hanya membekali mereka 1 kantong kurma dan 1 kendi air. Kemudian Nabi Ibrahim memalingkan tubuhnya untuk berangkat meninggalkan keduanya. Hajar pun mengikutinya seraya berkata, “Kemanakah engkau hendak pergi? Dan meninggalkan kami di lembah yang tidak ada penghuni dan apapun juga?” Ia mengulang-ulang ucapannya, tetapi Nabi Ibrahim terus berjalan tanpa menoleh.

Lalu Hajar berkata, “Apakah Allah Subhanahu wa Ta’ala yang menyuruhmu melakukan hal ini?” Nabi Ibrahim berkata, “Ya.” Hajar berkata, “Jika demikian pastilah Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan menyia-nyiakan kami.”

Kemudian Hajar kembali ke tempat Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim pun terus berlalu, hingga ketika ia sampai di Tsaniyah yang ia tidak melihatnya lagi, ia menghadap ke Baitullah, kemudian mengangkat kedua tangannya seraya berdoa:

Ya Tuhan kami! Sesungguhnya aku menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanam di dekat rumah-Mu (Baitullah) yang dihormati, Ya Tuhan Kami! Yang demikian itu agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezki dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” (QS. Ibrahim: 37)

Maka Hajar menyusui Ismail dan minum dari air dalam kendi tersebut, hingga airnya habis dan Ismail kehausan. Ia melihat anaknya meronta-ronta. Pemandangan tersebut membuatnya tak sanggup melihatnya, dan iapun pergi mencari air. Ia dapati bukit Shafa dataran tinggi yang paling dekat dengannya, lalu ia mendakinya dan menghadap ke lembah. Ia berharap melihat seseorang, tetapi ia tidak melihat siapapun.

Kemudian ia turun dari buki Shafa hingga sampai di lembah. Ia mengangkat ujung kainnya kemudian berlari-lari kecil seperti orang yang kelelahan hingga melewati lembah. Lalu ia mendaki bukit Marwa dan berdiri di atasnya, dan melemparkan pandangannya ke segala arah, ia berharap menemukan seseorang, tetapi ia tidak melihat siapapun melakukan hal ini sebanyak tujuh kali.

Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu berkata, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Karena inilah manusia melakukan sa’i antara kedua bukit tersebut.”

Di saat ia masih melemparkan pandangannya dari atas Marwa, ia mendengar suara, lalu berkata pada dirinya, “Diam!” kemudian ia diam, ternyata ia mendengar suara lagi.

Lalu ia berkata, “Engkau telah memperdengarkan suaramu! Apakah engkau dapat menolongku?” Tiba-tiba ada malaikat di tempat zam-zam, lalu malaikat tersebut menggali tanah dengan sayapnya, hingga muncullah air.

Lalu Hajar memagari air tersebut dengan pasir agar terkumpul dan menciduk air dengan tangannya lalu memasukkannya ke dalam kendi. Mata air itu meresap ke dalam tanah setelah diciduk.

Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu berkata, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Andai Hajar membiarkan zam-zam mengalir, atau beliau berkata, ‘Andai Hajar tidak menciduknya, niscaya zam-zam menjadi telaga yang mengalir’.”

Lalu Hajar minum dan menyusui anaknya.

Lalu malaikat berkata kepadanya, “Jangan engkau merasa disiakan, karena sesungguhnya di sini akan ada Baitullah yang nantinya dibangun oleh anak inid an bapaknya, dan sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan menyia-nyiakan keluarganya.”

Lenyapnya Sumur Zam-Zam

Kemudian sumur zam-zam lenyap dan tanda-tandanya hilang dengan berlalunya hari dan bergantinya malam.

Yaqut al-Hamawi berkata: “Dengan bergantinya hari, sehingga banjir dan hujan membuat telaga zam-zam lenyap, dan tidak ada tanda-tanda untuk mengetahuinya lagi.”

Pendapat yang benar bahwa zam-zam ditimbun dan dihilangkan tanda-tandanya oleh suku Jurhum di saat mereka akan meninggalkan Mekah.

Abdul Muththalib Menggali Kembali Sumur Zam-Zam

Telaga zam-zam terus lenyap dari permukaan dan tidak diketahui tempatnya, hingga Abdul Muththalib memangku jabatan sebagai pemberi makan dan minum jama’ah haji. Suatu ketika ia didatangi di dalam tidurnya, lalu orang tersebut berkata, “Galilah thayyibah (sumber kebaikan)!”

Abdul Mutthalib berkata, “Apa itu thayyibah?” Keesokan harinhya ia didatangi lagi dan orang itu berkata, “Galilah barrah (sumber manfaat).”

Abdul Mutthalib berkata, “Apa itu barrah?” Keesokan harinya ia didatangi lagi dan orang itu berkata, “Galilah alMadhnunah (sesuatu yang dikikirkan)?”

Abdul Muththalib berkata, “Apa itu alMadhnunah?” Lalu orang tersebut berkata, “Galilah zam-zam!” Orang tersebut berkata, “Yaitu sumur yang tak pernah kering airnya, dan tak pernah habis, engkau akan dapat memberi minum berapa pun jumlah jamaah haji. Terletak di antara kotoran dan darah (tempat penyembelihan hewan untuk sesajian ke Ka’bah). Tepatnya di mana seekor gagak yang bersayap putih mematuk (hewan sesajian). Telaga ini nantinya menjadi kebanggaanmu dan anak keturunannya.

Dan memang burung gagak bersayap putih selalu mematuk hewan sesajian di tempat darah dan kotoran. Lalu keesokan harinya Abdul Mutthalib membawa cangkul dan belindung. Ia berangkat bersama anaknya al-Harits. Di hari itu anaknya, hanya al-Harits, mereka terus bertakbir dan berkata: “Ini sumur Ismail.”

Orang-orang Quraisy berkata: “Ikutkan kami menguasainya!” Abdul Muthalib berkata, “Aku tidak akan melakukannya, ini khusus untukku. Kalau kalian tidak puas, carilah orang untuk mengadili kita!”

Mereka berkata, “Wanita tukang tenung di bani Sa’ad.” Lalu mereka berangkat menuju wanita tersebut. Di tengah perjalanan mereka dilanda kehausan yang sangat dan mereka nyaris mati.

Maka Abdul Muththalib berkata, “Demi Allah! Sikap pasrah ini kelemahan, kenapa kita tidak berusaha mencari air? Semoga Allah memberi kita air. Merekapun bersiap-siap berpencar mencari air, dan Abdul Muththalib mulai menunggang kendaraannya. Ketika ontanya bergerak, terpancar dari bawah kuku ontanya air tawar, sekonyong-konyong Abdul Muththalib bertakbir, dan para sahabatnya ikut bertakbir lalu mereka semuanya meminum air tersebut.”

Dan mereka berkata kepada Abdul Muththalib, “Orang yang menginformasikan tentang sumur zam-zam telah memutuskan perkara kita, Demi Allah! Selama-lamanya kami tidak akan menghujatmu. Lalu mereka kembali dan merelakan zam-zam dikuasai oleh Abdul Muththalib.

Nama-Nama Sumur Zam-Zam

Banyak hadis dan atsar mengenai yang menjelaskan tentang keutamaan air zam-zam. Salah satu bukti yang menunjukkan keutamaan zam-zam adalah saat Jibril membelah dada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ia membasuh hati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan air zam-zam.

Jika memang ada air yang lebih baik darinya, tentulah Jibril membasuh hati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan air tersebut.

Diriwayatkan dari Abu Dzar al-Ghifari radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

Atap rumahku dibuka saat aku berada di Mekah, lalu Jibril turun dan membelah dadaku kemudian ia membasuhnya dengan air zam-zam. Lalu ia membawa bejana besar terbuat dari emas berisi hikmah dan keimanan, dan menuangkannya ke dalam dadaku, kemudian ia menutupnya. Lalu ia memegang tanganku, dan membawaku ke langit.”

Menurut hadis yang diriwayatkan dari Anas radhiallahu ‘anhu, ia berkata, “Jibril datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam saat beliau sedang bermain bersama beberapa anak laki-laki. Ia membawa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menjatuhkan beliau ke tanah, kemudian ia mengeluarkan hatinya, membekahnya dan mengeluarkan gumpalan darahnya. Jibril berkata, “Ini adalah bagian setan yang ada pada dirimu.” Lalu ia membasuhnya dengan air zam-zam, menyusunnya dan mengembalikannya lagi ke tempat semula. Anak-anak yang melihatnya datang ke ibu susu Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam seraya berkata, “Muhammad telah dibunuh!” Kemudian mereka pergi untuk melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mereka menemukan beliau yang terlihat pucat.

Anas radhiallahu ‘anhu berkata, “Aku pernah melihat tanda bekas jahitan di dada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Tentang keutamaan air zam-zam juga diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Air yang paling baik di permukaan bumi adalah air zam-zam. Ia mengandung makanan bergizi dan menyembuhkan sakit. Air yang paling buruk di permukaan bumi adalah air Lembah Barahut di Hadramaut. Permukaannya berkutu yang terlihat seperti kaki belalang. Ia mengalir pada pagi hari dan mengering pada malam hari.”

Mujahid berkata, “Aku tidak pernah melihat Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu memberi makan seseorang kecuali ia juga memberikan air zam-zam untuk diminum.” Ia juga mengatakan setiap kali tamu datang berkunjung, Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu akan menjamunya dengan air zam-zam.

Di antara keutamaan air zam-zam adalah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan siapa yang meminumnya sampai kenyang adalah sebagai pembersih dari sifat munafik.

Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu berkata, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda:

Tanda yang membedakan antara kita dengan orang-orang munafik adalah bahwa mereka tidak minum zam-zam sampai kenyang.”

Catatan: Sangat dianjurkan (mustahab) untuk berwudhu, dan sebagainya dengan air zam-zam.

Diriwayatkan dari Jabir radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta seember air zam-zam, lalu beliau meminumnya dan memakainya untuk berwudhu.

Dalam Musnad Ahmad, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan 3 putaran thawaf, dimulai dan diakhiri pada Hajar Aswad, kemudian beliau shalat dua rakaat, lalu kembali lagi ke Hajar Aswad, kemudian pergi ke zam-zam dan meminumnya serta menuangkan sebagiannya ke kepala beliau.

Air Zam-Zam Adalah Obat

Dijelaskan dalam hadis-hadis shahih, bahwa ada obat yang menyembuhkan pada air Zam-zam. Ini juga dibuktikan dari riwayat yang populer, baik di kalangan umat terdahulu maupun sekarang. Di mana AllahSubhanahu wa Ta’ala menyembuhkan orang dari penhyakit, saat semua obat tidak dapat menyembuhkannya dan dokter gagal untuk mengobati pasiennya.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

Air yang paling baik di permukaan bumi adalah air zam-zam. Ia mengandung makanan yang bergizi dan menyembuhkan penhyakit.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Air zam-zam sesuai dengan tujuan orang yang meminumnya.”

Jadi, jika seseorang meminumnya dengan tujuan untuk mengobati penyakitnya, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menyembuhkannya dengan keagungan-Nya.

Abu Hamzah berkata, “Aku menghindar dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu dan aku tidak menjenguknya beberapa hari.” Ia berkata, “Apa yang membuatmu menghindar dariku?” Aku menjawab, “Aku demam.” Ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

Demam adalah merupakan angin panas dari neraka Jahannam, maka dinginkanlah ia dengan air zam-zam.”

Qais bin Kurkum berkata; bahwa ia bertanya kepada Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu: ‘Maukah engkau memberitahukan aku mengenai zam-zam?” Ia menjawab: “Airnya tidak akan pernah kering dan tidak akan berkurang mengandung makanan bergizi dan menyembuhkan penyakit dan merupakan air yang terbaik yang kami ketahui.”

Zam-Zam Adalah Makanan

Menurut hadis, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Air zam-zam sesuai dengan tujuan orang yang meminumnya.”

Abu Dzar radhiallahu ‘anhu dapat hidup selama sebulan penuh tanpa memasukan apapun ke lambungnya kecuali hanya meminum air zam-zam, tetapi ia tidak merasa lapar.

Dalam kitab shahih diriwayatkan; Saat Abu Dzar radhiallahu ‘anhu telah memeluk Islam, dia berkata, “Ya Rasulullah, saya berada di sini selama 30 hari,” Beliau bersabda, “Siapa yang memberimu makan?” Ia berkata, “Aku tidak mempunyai makanan apapun juga terkecuali air zam-zam tetapi berat badanku bertambah sehingga aku dapat merasakan lipatan lemak pada perutku, dan aku tidak merasa lapar sama sekali.” Lantas beliau bersabda:

Zam-zam diberkahi dan mengandung makanan bergizi.”

Diriwayatkan bahwa Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu berkata mengenai zam-zam: “Kami bisa menamakan zam-zam dengan ash-shabba’ah (berarti memuaskan), yang paling baik untuk diberikan kepada seorang anak.”

Kisah Tentang Sembuhnya Penyakit Karena Air Zam-Zam

Ada puluhan, bahkan ratusan kisah tentang bagaimana orang yang menderita suatu penyakit, di mana dokter telah putus harapan terhadap kesembuhannya, tetapi dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’alamereka dapat diobati dengan air zam-zam, dan khasiatnya yang tersembunyi, dan mereka menjadi orang yang sangat sehat dan bugar.

Kami akan memberikan salah satu contoh yang diambil dari era modern ini:

zam-zamIni merupakan kisah populer di zaman sekarang ini, yang bersangkutan masih hidup di tengah-tengah kita. Yang membuktikan dan menunjukkan kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan membuktikan kebenaran sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa zam-zam adalah sesuai dengan tujuan orang yang meminumnya. Dan air zam-zam dapat menyembuhkan penyakit dan mengandung makanan yang bergizi.

Ini kisah tentang Laila al-Hilw, dari Maroko. Laila menderita kanker. Selama ini ia mengabaikan hak-hak Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena bangga akan keadaannya yang sehat dan cantik.

Setelah ia mengetahui bahwa ia sakit, ia pergi ke Belgia. Di sana ia diberitakan bahwa ia tidak punya pilihan lain kecuali payudaranya harus diangkat dan menjalani kemoterapi, yang akan menyebabkan rambutnya rontok dan tumbuh janggut, dan juga dapat membuat ia kehilangan kuku dan giginya.

Ia menolak melakukan pengobatan tersebut dan meminta pengobatan yang lebih ringan, kemudian ia kembali ke Maroko.

Tetapi setelah 6 bulan berat badannya turun dengan drastis dan tubuhnya pegal-pegal karena rasa sakit sehingga ia kembali lagi ke Belgia. Di sana dokter menginformasikan kepada suaminya bahwa penyakitnya telah menyebar, bahkan sampai ke paru-paru, dan tidak ada obat yang dapat menyembuhkannya.

Mereka menyarankan untuk membawanya pulang agar ia dapat meninggal di tempat tinggalnya. Namun suami Laila ingat sesutatu yang selama ini ia lupa; Allah Subhanahu wa Ta’ala mengilhamkan padanya suatu gagasan untuk mengunjungi Baitullah yang mulia.

Kemudian ia dan istrinya pergi ke sana, laila menangis tersedu-sedu saat ia melihat Ka’bah. Ia berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk tidak menghancurkan harapannya dan untuk mengejutkan dokter dengan kasusnya.

Laila mulai membaca Alquran dan meminum air zam-zam. Ia merasakan ada ketenangan dan kedamaian pada saat berada di Baitullah. Ia meminta kepada suaminya untuk membiarkannya tinggal di Masjidil Haram dan tidak kembali ke hotel.

Kemudian ia tinggal di sana (i’tikaf). Setengah bagian atas tubuhnya telah penuh dengan tumor dan membengkak yang menunjukkan penyakitnya telah menyebar. Para wantia yang melihatnya di Masjidil Haram menyarankan untuk selalu membasuh tubuh bagian atasnya dengan air zam-zam, tetapi ia takut untuk menyentuh tumor yang ada di tubuhnya. Akhirnya ia memberanikan diri untuk memulai membasuh tubuh dan payudaranya yang penuh dengan darah dan nanah dengan air zam-zam.

Kemudian peristiwa yang sangat mengejutkan terjadi; seluruh tumor yang ia derita hilang dan tidak ada lagi rasa sakit serta nanah. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menyembuhkannya dengan khasiat yang tersembunyi pada air zam-zam.

Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah berkata benar saat beliau bersabda, “Di dalamnya terdapat makanan yang bergizi dan dapat menyembuhkan penyakit.”

Sumber: Sejarah Kota Mekah oleh Syaikh Syaifurrahman Mubarakfury

Green Planet is Our Dreams When this Earth Cried

bumi1

Bumi menangis. Menangis karena ulah manusia yang tak pernah sadar selalu melakukan hal-hal yang kejam pada alam. Lihatlah apa yang terjadi karena penebangan liar, membuang limbah pabrik sembarangan, penangkapan ikan dengan menggunakan racun, menggunakan pukat harimau. Manusia sebagai salah satu makhluk hidup yang menjadi penduduk di Bumi, adalah pelopor bagi kemajuan peradaban Bumi dan secara sengaja atau tidak sekaligus berperan pada proses kerusakan alam dan lingkungan di Bumi. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sampai internet, sangat mengglobal sehingga batas ruang dan waktu semakin tak terasa. Di sisi lain, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya seperti terpenuhinya sandang, pangan dan papan, tidak jarang berakibat rusaknya lingkungan sehingga Bumi semakin tergerus.

Diperkirakan pada tahun 2016 jumlah penduduk bumi akan sebanyak 8 miliar orang. Coba lihat, dengan jumlah penduduk sebanyak itu padahal luas daratan yang ada cuma 149 juta km2, maka akan banyak masalah yang akan dihadapi penghuni planet Bumi ini, yaitu berupa: masalah perumahan, kesehatan, pangan, lingkungan, lapangan kerja, tanah, kemiskinan, perang, dan sebagainya.

Beberapa catatan dan fakta-fakta tentang kerusakan yang terjadi di Bumi, yang sebagian besar terjadi akibat ulah manusia adalah sebagai berikut:

-Penggundulan hutan untuk dijadikan pembukaan areal pemukiman, ladang peternakan dan perkebunan baru dsb. (Sekitar 10 ribu tahun yang lalu hutan alam di Bumi diperkirakan mencapai 6,2 milyar hektar namun kini hanya tersisa tidak lebih dari 2 milyar hektar)

-Penebangan pohon hutan untuk dijadikan bahan baku bagi industri bangunan, furniture, kertas, dsb

-Kerusakan hutan akibat pembalakan liar (illegal logging) dan kebakaran hutan

-Kerusakan alam akibat berbagai jenis pertambangan (minyak bumi, batu bara, emas, timah sampai pasir dsb).

-Berkurangnya keanekaragaman hayati di Bumi sebagai akibat langsung dari berkurangnya hutan di Bumi. Setiap harinya di planet ini 50 sampai 100 jenis spesies makhluk hidup lenyap dari muka bumi akibat berbagai perubahan alam karena ulah manusia

-Aktivitas manusia yang mengakibatkan hancurnya lapisan ozon dan menumpuknya gas rumah kaca penyebab pemanasan global (global warming) dan perubahan iklim (climate change). Gas-gas tersebut antara lain : CO2 (banyak dihasilkan dari sisa pembakaran minyak bumi), CFC (digunakan sebagai bahan pendingin pada ac dan kulkas serta hair spray), Halon,N2O dan Methan (CH4).

-Kerusakan lingkungan akibat polusi pada udara (akibat emisi kendaraan, industri, kebakaran hutan dsb), polusi pada air (akibat limbah industri, sampah dsb) dan polusi pada tanah (akibat limbah kimia, sampah dsb) di Bumi.

-Kerusakan alam akibat limbah B3. Menurut UNEP (United Nation Environment Program – Badan di PBB yang menangani masalah program lingkungan hidup), limbah B3 (bahan beracun berbahaya) yang dihasilkan oleh berbagai sisa industri pertahunnya mencapai jumlah 400 juta ton. Sebagian besar mengalami perpindahan antar Negara dari negara industri ke negara-negara yang sedang berkembang yang belum mempunyai peraturan ketat masalah limbah B3, termasuk Indonesia.

-Kerusakan lingkungan akibat menumpuknya sampah anorganik seperti plastik, aluminium foil, steroform, besi, kaca, kulit, kain dan sebagainya. Untuk diketahui khusus untuk sampah plastik baru bisa hancur diurai oleh Bumi setelah minimal 200 tahun.

Dan masih banyak kerusakan lingkungan di Bumi lainnya, yang membuat Bumi menangis, karena kalau semua kerusakan-kerusakan di atas tetap dibiarkan, akan menjadi malapetaka dan bumerang bagi manusia sendiri yang akan turut hancur bersama Bumi sebagai rumah besar tempat untuk dihuninya.

Ayo kita tingkatkan kepedulian terhadap keadaan di Bumi, perbaiki lingkungan sekitar kita, selamatkan Bumi mulai dari sekarang ! (Save Environment, Save The Earth !) Hijaukan Bumi, dengan menanam pohon mulai hari ini, serta bertindak ramah lingkungan agar Bumi kita tetap nyaman untuk dihuni bersama. Untuk kita renungkan Bumi yang cuma satu ini adalah rumah bersama yang dititipkan Tuhan Sang Pencipta untuk anak cucu kita nanti. Kata ‘dititipkan’ lebih tepat digunakan daripada kata ‘diwariskan’ yang bisa diartikan bisa dipakai atau dihabiskan semau yang menerima warisan.